Arsip

Archive for the ‘Health’ Category

Madu, Lebah Madu Dan Manfaatnya


Lebah madu adalah salah satu jenis serangga dari sekitar 20.000 spesies lebah. Saat ini ada sekitar tujuh spesies lebah madu yang dikenal dengan sekitar 44 subspesies. Semua spesies ini termasuk dalam genus Apis. Mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu mereka juga membuat sarang dari lilin, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu.

Lebah madu yang ada di alam Indonesia adalah A. andreniformis, A. cerana dan A. dorsata, serta khusus di Kalimantan terdapat A. koschevnikovi

Sejarah Lebah Madu

Lebah madu telah di kenal oleh manusia sejak jaman budaya-budaya kuno beberapa ribu tahun yang lalu. Dalam Bibel pada bagian perjanjian lama disebutkan Manna diturunkan Allah di Padang Pasir Sinai sewaktu Nabi Musa memimpin umat Israel yang tersungut-sungut karena kekurangan makanan. (Keluaran 16:13-35) Manna (honeydew) diartikan sebagai makanan dari surga karena enaknya (Sihombing D.T.H,1997, Ilmu ternak Lebah Madu Madu, UGM Press, Yogyakarta). Baca selanjutnya…

Kategori:Health

Polusi Udara Picu Serangan Jantung

10 Juni 2010 1 komentar

Semakin kotor udara di kota, semakin banyak orang yang mungkin terkena serangan jantung mendadak, demikian hasil penelitian baru dari Australia. Materi partikel-partikel kecil, jelaga, debu, dan polutan lainnya di udara yang dapat terhirup ke dalam paru-paru dan menyebab meningkatnya kematian akan penyakit jantung dan pembuluh darah tersumbat, demikian Dr Martine Dennekam dari Monash University Melbourne dan rekan-rekannya dalam sebuah penelitian terhadap kandungan udara di kota.

Dennekamp dan timnya meneliti 8.434 kasus serangan jantung secara tiba-tiba, dan kasus ini terjadi pada orang yang berusia 35 tahun dan orang tua yang terjadi di Melbourne metropolitan antara 2003 dan 2006. Penelitian bertujuan untuk melihat apakah pencemaran udara menaikkan resiko serangan jantung, karena serangan jantung memiliki penyebab yang beragam. Partikel-partikel yang ada di udara tersebut ternyata berbahaya bagi orang yang memiliki masalah kesehatan.

Para peneliti menambahkan bahwa polusi udara juga bisa memicu serangan jantung atau bahkan kematian mendadak pada orang tanpa gejala penyakit kardiovaskular jelas. Setelah peningkatan konsentrasi partikel udara terkecil (kurang dari 2,5 mikron partikel di, dikenal sebagai PM 2.5), kemungkinan serangan jantung meningkat, dan tetap lebih tinggi daripada rata-rata selama dua hari. Untuk setiap 4,26 mikrogram meter kubik per kenaikan di PM 2.5 konsentrasi, risiko serangan jantung adalah 4 persen lebih tinggi dari rata untuk 48 jam ke depan. Baca selanjutnya…

Kategori:Health

Perokok Pasif Ganggu Kesehatan Mental

10 Juni 2010 12 komentar

Selama ini perokok pasif diketahui memiliki risiko terjangkit penyakit jantung dan kanker paru-paru. Namun menurut penelitian terbaru, ternyata perokok pasif juga berisiko mengidap gangguan kesehatan mental.

Ilmuwan dari Universitas College London (UCL) menemukan, perokok pasif yang terpapar asap rokok sebanyak 50 persen lebih besar kemungkinannya terkena tekanan psikologis, daripada yang tidak terpapar asap rokok. Alhasil, penghuni rumah sakit jiwa untuk perokok pasif, meningkat hampir tiga kali lipat selama enam tahun terakhir. Sementara bagi perokok yang dirawat di rumah sakit jiwa meningkat hampir empat kali lipat.

Dokter Hamer dan koleganya dari UCL meneliti 5.560 orang dewasa yang tidak merokok, dan 2.595 orang dewasa perokok, yang tidak memiliki riwayat penyakit mental. Penelitian tersebut menjawab pertanyaan mengenai tekanan psikologis dan orang-orang yang dirawat di rumah sakit jiwa yang telah dilacak selama enam tahun. Baca selanjutnya…

Kategori:Health

Membesarkan Anak Yang Kreatif

1 Juni 2010 11 komentar

Ibu dan ayah yang ingin membesarkan ‘Michelangelo’ baru mungkin perlu sedikit menahan diri. Riset baru mengatakan bahwa anak-anak yang orang tuanya benar-benar ‘membiarkan mereka’ akan menjadi lebih kreatif dibandingkan anak-anak yang orang tuanya lebih banyak terlibat dalam proses kreativitas mereka. Hasil temuan tersebut dipresentasikan oleh Dr. Dale Grubb dari Baldwin-Wallace College di Berea, Ohio, dalam pertemuan tahunan American Psychological Society.

Para orang tua yang suka mengajari berbagai hal kepada anak-anak mereka, cenderung mempunyai anak-anak yang kurang kreatif, demikian ia menjelaskan. Dan yang perlu digarisbawahi ialah kadang mereka terlalu berlebihan mencoba untuk terlibat dalam proses kreativitas si anak.

Biarkan kreativitas mereka berkembang

Dalam penelitian tersebut, mereka menggunakan berbagai metode pengujian untuk menilai kreativitas 29 orang anak yang berusia 3 – 6 tahun, dan kreativitas salah satu orang tua anak-anak tersebut. Grubb menjelaskan bahwa dalam satu tes mereka memberikan beberapa pertanyaan sederhana, seperti “bagaimana anda dapat menggunakan sepotong kertas?” atau “bagaimana anda dapat menggunakan sebuah kotak?”, dan semakin banyak ataupun semakin ‘asing’ jawaban yang diberikan, maka mereka dianggap semakin kreatif. Baca selanjutnya…

Kategori:Health

Permainan Mengajak Anak Tetap Aktif

1 Juni 2010 10 komentar

MENJAGA anak tetap aktif adalah salah satu tugas orangtua. Bersama mereka, Anda bisa mengajaknya bermain dan meski dilakukan di dalam rumah, rasanya tetap menyenangkan.

Saat cuaca cerah, si kecil bisa bebas bermain sepeda, berlarian di taman, bermain bola, dan sebagainya. Tapi saat musim hujan datang, aktivitas tersebut tak lagi bisa dilakukannya. Yang ada di rumah hanyalah permainan monopoli, video games, dan televisi.

Pernahkah Anda memikirkan apa yang dirasakannya saat hari libur hanya dihabiskan di rumah, tanpa aktivitas berarti? Kini, kreativitas Anda sebagai orangtua diuji.

Chase Lapine dan Larysa Didio dalam buku terbaru mereka, “Sneaky Fitness: Fun, Foolproof Ways to Slip Fitness into Your Child’s Everyday Life” memaparkan aktivitas-aktivitas untuk anak berbagai umur yang akan mendorongnya selalu aktif setiap hari.

“Aktivitas bersama anak-anak ibarat fitness yang bermanfaat untuk kesehatan tubuhnya. Selain sehat, mereka juga ingin bersenang-senang dalam kegiatan bermainnya. Kuncinya, bagaimana cara Anda mengemas dan menyajikannya,” kata Lapine.

Sementara Didio mengatakan, aktivitas bermain (bergerak) akan memberikan manfaat besar dalam jangka panjang si kecil. Berikut tiga aktivitas menyenangkan untuk membuat anak-anak tetap bergerak, seperti dilansir Sheknows. Baca selanjutnya…

Kategori:Health

Nutrisi Penting untuk Buah Hati

1 Juni 2010 12 komentar

TERPENUHINYA nutrisi yang baik dan kebiasaan makan yang sehat dapat menghindari buah hati Anda dari berbagai penyakit berbahaya. Dengan nutrisi penting dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan anak dalam masa-masa pertumbuhan mereka.

Kendati banyak orangtua memiliki pengetahuan dasar mengenai makanan sehat yang bisa membuat tubuh dan tulang anak-anak kuat, tetapi kadang, masih ada kemungkinan hilangnya beberapa nutrisi penting. Sebab anak-anak tidak memerolehnya dari makanan yang telah tersedia.

Jika Anda ingin memastikan semua kebutuhan nutrisi terpenuhi dengan baik, Anda dapat memastikan nutrisi yang tepat dikonsumsi oleh buah hati tercinta.

Seperti dipaparkan Carefair, ada beberapa nutrisi yang wajib dikonsumsi anak, di antaranya:

Magnesium

Magnesium adalah salah satu nutrisi penting yang harus Anda pastikan bahwa anak-anak mendapatkan cukup dari magnesium dalam makanan mereka. Nutrisi ini penting bagi anak Anda karena memiliki kemampuan untuk menjaga agar jantung kuat, menjaga otot, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan produksi energi, dan membangun tulang yang sehat.

Untuk kesehatan tulang anak, kita cenderung tertuju pada kalsium. Tetapi tahukah Anda, separuh dari magnesium ada di dalam tulang? Itu benar.

Untuk itu, anak-anak berusia 1-3 tahun disarankan mengonsumsi magnesium 80 mg sehari. Anak-anak usia 4-8 tahun memerlukan magnesium sampai 130 mg sehari. Untuk meningkatkan asupan magnesium anak, Anda bisa mendapatkannya pada sayuran hijau, kacang-kacangan, dan gandum. Baca selanjutnya…

Kategori:Health

Menyiasati Si Kecil Yang Pemilih Makanan

1 Juni 2010 10 komentar

DALAM masa pertumbuhan otak dan fisiknya, anak-anak perlu memeroleh asupan gizi seimbang. Apakah putra atau putri Anda lebih senang ngemil ketimbang makan porsi lengkap?

Adalah hal wajar jika anak-anak cenderung memilih makanan yang ingin ia santap. Terkadang, anak menghabiskan sebagian besar waktunya saat makan bukan karena rasa makanan, tetapi karena kesenangan mengatakan “tidak!” kepada Mom. Bagi anak, hal tersebut adalah hiburan di kala makan, tapi sayangnya tidak untuk orangtua.

Namun, jangan karena Mom cinta anak-anak, lalu memberikan apapun yang mereka suka. Jangan jatuh ke dalam perangkap dengan menawarkan makanan yang jauh dari sehat dan kaya gizi.

Jika Anda rajin memberikan anak-anak pilihan makanan sehat, mereka akhirnya akan menerimanya dan terbiasa. Ini mungkin bukan jalan mudah, tapi berikut beberapa tip cara mendorong anak Anda agar senang menyantap makanan sehat dan bergizi seimbang, seperti diulas Modern Mom.

Mulai sejak dini Baca selanjutnya…

Kategori:Health