Beranda > Tutorial Blog > WordPress vs Blogger

WordPress vs Blogger


Apa platform blog anda sekarang? WordPress atau Blogger? Atau b2evolution mungkin? Yang jelas, sekarang ini tukang ngeblog punya banyak pilihan platform blog yang mungkin cocok.

WordPress vs Blogger

Ada 2 platform blog yang paling banyak diributkan di dunia persilatan per-ngeblog-an : WordPress dan Blogger. Masing-masing punya jutaan fans berat dan fans tidak berat. Maksud saya, ada yang setia pakai WordPress / Blogger terus, tapi ada juga yang pakai kedua-duanya. Nah… kita-kita yang newbie mungkin bingung : mana yang mau kita pakai?

WordPress atau Blogger?

Tulisan ini mencoba untuk membandingkan kedua platform blog tadi dari beberapa aspek.

1.  Kemudahan Setup

Dari aspek ini, mensetup Blogger di blogspot.com memang lebih mudah. Anda dapat mengerjakannya dalam beberapa menit. Begitu anda selesai setup, anda dapat segera melakukan posting artikel. Dan jika desain default blog Blogger anda tidak sesuai dengan selera anda, anda pun dapat menggantinya dengan banyak sekali template gratisan yang tersedia.

Sebaliknya, menginstal WordPress akan terasa sulit jika anda belum mempunyai cukup pengetahuan tentangnya. Lebih-lebih jika anda ingin memakainya di hostingan anda sendiri. File instalasi WordPress harus didownload dulu, meng-upload ke server, setup databasenya, lalu menjalankan configuration script.

Meskipun begitu, perusahaan webhosting sekarang ini banyak yang menyediakan fitur Fantastico yang mempermudah kita untuk menginstal WordPress, Blogger, dan platform lainnya, hanya dengan sekali klik.

2.  Customization & Fungsi-fungsi Advance

Blogger tidak mengenal kategori. Jadi anda tidak dapat mengelompokkan postingan anda ke dalam kategori-kategori yang sebenarnya sangat berguna bagi para pembaca ketika mencari informasi tertentu di blog anda. Tapi, ini tidak berlaku jika anda ternyata punya kemampuan untuk mengutak-atik platform Blogger ini. Nge-hack istilahnya.

Sebaliknya, di WordPress, kelemahan Blogger ini tereliminasi. Anda dapat membuat kategori untuk setiap postingan anda. Jumlahnya pun terserah anda. Tidak berhenti di situ, anda juga bisa membuat subkategori untuk setiap kategori postingan.

Publish artikel di Blogger juga lebih lama dibandingkan dengan WordPress. Selain itu, ketersediaan tool juga menjadi faktor pembeda yang lain pada aspek advance function ini. Banyak sekali plugin-plugin fantastic dan tool lainnya yang bisa disuntikkan ke dalam WordPress, sehingga menjadikan WordPress bisa berbuat lebih banyak daripada hanya sekedar sebuah platform blog.

3.  Kepemilikan Content

Saya pernah membuat blog dengan Blogger. Saya sudah tidak ingat… sudah berapa lama saya tidak posting di sana. Kalau anda sempat jalan-jalan di blog saya ini, anda akan tahu URL blog saya di Blogger itu. Pengalaman saya, Blogger bukanlah platform yang buruk. Banyak blogger senior juga masih setia menggunakannya.

Nah.. yang harus anda tahu dengan Blogger adalah : Content anda di sana adalah milik Google. Google berhak penuh untuk me-nonaktif-kan account anda tanpa peringatan, jika mereka tidak suka dengan isi blog anda. Jadi anda tidak memiliki control penuh atas blog anda sendiri.

Di WordPress, domain menjadi milik anda dan blog di-host di dalam account WordPress anda. Batasan-batasan terhadap isi content memang ada di dalam TOS WordPress. Tapi jika anda menghosting WordPress sendiri ( bukan dengan WordPress.com), anda bebas untuk menulis apa saja yang anda suka. Blogger sendiri memang bisa di-publish ke nama domain anda sendiri, tapi Google tetap menjadi owner database yang berisi content anda.

4.  SEO dan Traffic

Kabar yang berkembang sejak Google membeli Blogger adalah bahwa search engine ini sepertinya akan lebih menyukai blog dengan platform Blogger daripada yang lainnya. Masuk akal memang. Tapi, jika anda mencoba menggunakan Google untuk mencari info favorit anda, anda akan tahu bahwa kabar itu ternyata tidak benar.

SERP halaman pertama Google tidak selalu didominasi oleh blog berplatform Blogger. Kita juga pasti sering mendengar tentang blog-blog yang terindeks cepat dan mempunyai rank yang tinggi di mata Google, baik itu memakai Blogger maupun WordPress. Selama content-nya OK, si spider Google pasti datang !

Dengan Blogger, anda hanya dapat melakukan ‘ping’ pada situs-situs terbatas, sementara dengan WordPress pada domain anda sendiri, anda dapat menge-ping blog directory sebanyak yang anda mau, sehingga blog anda akan dikunjungi banyak traffic. Dalam hal ini, WordPress sedikit lebih di depan dalam hal SEO dan membangun traffic.

5.  Money-Making Potential

Anda tahu Google Adsense kan? Ya.. Google Adsense akan lebih mudah dipasang pada Blogger. Bahkan sekarang log in ke account Google Adsense menggunakan id yang sama dengan account di Blogger, dan juga Gmail. Tidak aneh, ‘kan pemiliknya perusahaan yang sama.

Jika anda ingin menggunakan Google Adsense di blog anda yang di WordPress.com, siap-siaplah anda untuk kecewa, karena WordPress.com tidak mengijinkan anda untuk melakukannya. Kalaupun anda menghosting sendiri blog WordPress anda ( dengan WordPress.org ), cara menempatkan script Adsense pun perlu latihan dan tidak instant seperti jika di platform Blogger. Atau, anda dapat menggunakan theme WordPress yang ‘Adsense ready’.

Iklan
Kategori:Tutorial Blog
  1. 13 Juni 2010 pukul 9:55 AM

    Maaf, jika saya terlambat singgah. Senang melihat konten blog ini. Semoga memberi manfaat bagi kita semua. Salam Sukses.

  2. 13 Juni 2010 pukul 3:43 PM

    yang pastinya kedua punya kelebihan & kekurangannya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: